SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT MATA DENGAN METODE INFERENSI FORWARD CHAINING
Abstrak
Rumah Sakit Advent menangani pasien yang berobat tiap harinya dalam jumlah yang banyak, ada yang ke Poli Gigi, Poli KIA dan Poli Umum. Di poli umum sendiri pun juga menangan pasien dengan keluhan penyakit yang beragam. Contohnya saja Penyakit Mata. Penyakit mata adalah salah satu dari sekian banyak penyakit yang hampir pernah diderita oleh setiap orang. Mulai dari balita, anak-anak, hingga orang dewasa. Hal ini di tandai oleh berbagai macam gejala dari masing-masing penyakit mata. Terdapat beberapa jenis penyakit mata diantaranya Edema Palpebra Inflamatoir, Blefaritis, Hordeolum, Konjungtivitis, Keratitis Superficial, Hordeolum Internium dan Hordeolum Eksternum. Metode yang diterapkan pada Sistem Pakar untuk mendiagnosa penyakit mata di Rumah Sakit ini adalah metode inferensi yakni Forward Chaining. Pada penerapan metode Forward Chaining, penulusurannya dimulai dengan menelusuri gejala-gejala penyakit mata dan berakhir pada kesimpulan dalam hal diagnose penyakit. Penggunaan metode inferensi Forward Chaining untuk mendiagnosa penyakit mata ini relative sama dengan diagnosa yang dilakukan oleh seorang dokter. Selanjutnya, untuk memperoleh hasil pengujian dari diagnosa yang akan lebih akurat da nlebih tepat lagi perlu diuji dengan banyak data. Kata kunci : SistemPakar, Inferensi Forward Chaining, Penyakit Mata (Edema Palpebra Inflamatoir, Blefaritis, Hordeolum, Konjungtivitis, Keratitis Superficial, Hordeolum Internium dan Hordeolum Eksternum).ÂReferensi
Anon., 2012.10 Data Penyakit Terbesar. Puskesmas Catur Tunggal Depok III Sleman
Yogyakarta.
Arhami,M., 2004. KonsepDasarSistemPakar. Yogyakarta: Andi.
Basuki,A. danSyarif, I., 2003. Klasifikasi Menggunakan Decision Tree. [Online] http://
lecturer.eepis-its.edu/~basuki/lecture/DecisionTree.pdf. [Akses: 02 Juli 2013].
Hamdani. 2010. Aplikasi Sistem Pakar Deteksi Dini Pada Penyakit Tuber kulosis
Menggunakan Forward Chaining, Samarinda. Teknik Informatika Universitas
Mulawarman, 5(2), pp. 13-21.
Ilyas, S., 2009. IlmuPenyakit Mata. Edisi 3. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia.
Jogianto, H. M., 2005. SistemTeknologiInformasi. Yogyakarta: Andi.
Kadir, A., 2008. DasarPerancangandanImplementasi. Yogyakarta: Andi.
Hak Cipta dan Hak Publikasi
Hak cipta atas artikel yang diterbitkan dalam Jurnal ALTEK tetap menjadi milik penulis. Dengan mengirimkan dan menerbitkan naskah di jurnal ini, penulis memberikan kepada Jurnal ALTEK hak non-eksklusif untuk menerbitkan, menggandakan, mendistribusikan, dan menyediakan artikel kepada publik dalam format elektronik maupun cetak sesuai dengan kebijakan publikasi jurnal. Penulis tetap memiliki hak untuk menggunakan, membagikan, dan mendistribusikan karya yang telah diterbitkan, dengan ketentuan bahwa publikasi asli di Jurnal ALTEK dicantumkan dan disitasi secara tepat.
Pengiriman naskah ke Jurnal ALTEK tidak berarti adanya pengalihan kepemilikan hak cipta kepada jurnal. Setiap penggunaan, penggandaan, atau distribusi artikel yang telah diterbitkan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan hak cipta dan lisensi yang berlaku sebagaimana ditetapkan oleh jurnal.
.png)
.png)
